Puisi 1: Galau Jiwa


Jiwa ini telah lelah
 mengembara mencari makna
di tengah nafsu dunia
di antara derai air mata

Tapi mengapa tiada jawaban
disetiap keluh pengharapan
jiwa meronta oleh cengkaraman
jaring-jaring kehancuran

Kemana kubawa deritaku
kemana kulabuhkan harapku
kemana kuhapus deritaku
kemana kuhapus dosaku

Aku rindu cahaya-Mu
Aku haus belai kasih-Mu
Aku damba damba hidayah-Mu
yang kan terangi jiwaku

Ya Rabbi bimbinglah langkah
berjalan di atas ma’rifat-Mu
jauhkan dari angkara-Mu
menuju cahaya surga-Mu.
Oleh Sitti Arah